INDOSIAR

Kunjungan media massa elektronik dengan mengunjungi gedung indosiar dan mengunjungi beberapa acara seperti Histeria, Kiss, Kultum, Buaya Show dan liga Serie A juga diajarkan menjadi seorang Jurnalist yang handal

METRO TV

kunjungan media ke gedung METRO TV dan diajarkan menjadi JURNALIST yang profesional

BERFOTO DENGAN UYA KUYA

Disaat sedang berkunjung ke acara Buaya Show kita sempatkan untuk berfoto dengan artis ternama yaitu UYA KUYA

OLEH OLEH

Penyerahan hadiah oleh pihak INDOSIAR kepada ka Dian, selaku pembina PESAT JURNALISTIK

ACARA PEMBUKAAN

Saat menunggu dari pihak INDOSIAR kita sempatkan untuk berfoto dan makan makan

BERTEMU ARTIS

Siapa sangka di sela sela kesibukan di gedung indosiar kita bertemu dengan artis The Changcuters

Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Januari 2013

Reportase dan Artikel


Fokus
Pengaruh SmartPhone Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa?
Oleh: Fischa,Cita,Kistia,Kiki,Melvina.

Perkembangan Teknologi yang semakin maju mempunyai banyak dampak positif maupun dampak negatif. Dampak ini banyak mempengaruhi kalangan pelajar. Mulai dari kalangan pelajar Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan juga kalangan Mahasiswa. Yang banyak kita ketahui penyalah-gunaan Handphone dikalangan pelajar masih banyak kita temui, seperti Handphone yang tujuan utamanya sebagai alat komunikasi tetapi pelajar zaman sekarang menjadikan handphone sebagai sebuah alat komunikasi yang sangat berperan penting bagi kelangsungan hidup mereka.

Dampak Negatif  Penggunaan SmartPhone
Dampak Negatif dari penyalah gunaan Smartphone dikalangan pelajar sangat banyak sekali seperti, terkadang  para  pelajar  menggunakan SmartPhone sebagai media untuk meneror, mencari gambar-gambar yang menyimpang, mengacuhkan  keluarga maupun teman-teman disekitar. Pelajar  juga  akan  menjadi  malas  belajar  karena  kecanduan  main  smartphone  mereka beranggap   jika tidak  membawa  smartphone,  maka  rasanya  tidak  lenagkap. 

Sabtu, 31 Maret 2012

Pendidikan Wajib Selama 9 tahun

berita

Cibinong, pezatnews sabtu (31/3). Pendidikan yang wajib dijalani oleh anak –anak Indonesia adalah selama 9 tahun atau dari SD sampai SMP. Jenjang SMA tidak wajib dijlani karena SMA hanya mengulang pelajaran yang pernah dipelajar pada saat SD dan SMP atau pun menambahkan pelajaran-pelajaran yang pernah diajarkan si dan SMP.

Pendidikan 9 tahun ini wajib karena agar anak-anak Indonesia pintar dan dapat bekerja walaupun hanya memakai ijazah SMP (Sekolah Menengah Pertama). Tetapi masih banyak anak-anak Indonesia yang belum sama sekali mengenyam pendidikan karena keterbatasan mereka. Misalnya karena kekurangan biaya.

“pendidikan sangat penting bagi anak-anak Indonesia dikarenakan untuk mencakup masa depan anak-anak Indonesia” ujar seorang siswi kelas XU3 bernama melvina nur sabrina.

“ya sangat penting, agar anak-anak Indonesia tidak bodoh akan ilmu-ilmu, kalau bisa teruskan pendidikan dari TK , SD, SMP, SMA, sampai Perguruan tinggi” ujar perempuan bertubuh tinggi dan berkerudung bernama kistia puspa wardani kelas XU3.

(Cita noviyana XU2)

Sekolah Penting bagi anak anak Indonesia!!!!

artikel

Apa itu sekolah ?

Sekolah itu selain tempat mengajar dan dasar keilmuan seperti tulis-menulis, membaca dan mendengarkan, sekolah juga harus mempersiapkan agar menjadi orang yang mampu menyerap, mengolah, memikirkan keadaan disekitar kita.

Apa pentingnya sekolah ?

Bersekolah sangat penting bagi anak anak Indonesia untuk masa depannya dan menjamin untuk kehidupan mereka. Jaman sekarang banyak anak indonesia yang tidak bersekolah dikarenakan soal ekonomi orang tua mereka.

Berapa tahun sekolah diwajibkan?

Dindonesia pendidikan wajib 9 tahun yaitu SD selama kelas 1-6, SMP selama kelas 1-3.Selain itu juga ada pendidikan tanam kanak kanak itu adalah sekolah untuk anak anak yang berusia 1-5 tahun. Tanaman kanak kanak itu dasar untuk anak anak membaca dan menulis. Dan ada juga Perguruan Tinggi untuk menganbil jurusan yang diambil dan juga untuk mendapat gelar.

Mengapa diIndonesia banyak anak anak tidak bersekolah ?

Banyaknya anak anak yang tidak bersekolah dikarenakan soal biaya sekolah yang sekarang makin mahal. Itu juga menghambat pendidikan meraka,.

Apakah peran pemerintah bagi anak anak yang tidak bersekolah ?

Peran pemerintah bagi anak anak yang tidak bersekolah yaitu membantu dengan cara Program BOS ( Bantuan Oprasional Sekolah ) itu salah satu peran pemerintah ikut serta membantu anak anak yang kurang mampu. Dan juga Beasiswa untuk anak anak yang pintar tetapi tidak mecukupi biayanya untuk bersekolah.

Perbedaan SMA dan SMK ?

SMA dan SMK itu banyak perbedaannya yaitu SMA ( Sekolah Menengah Atas ) adalah sekolah yang mengambil jurusan IPA dan IPS saja, dan setelah lulus harus masuk diperguruan tinggi. Kalau SMK ( Sekolah Menengah Kejuruan ) sekolah yang menganbilk jurusan untuk pekerjaan yang diminati misalnya Tata boga, Akuntansi, Perhotelan dan masih banyak lagi dan SMK juga ada PKL ( Praktek Kerja Lapangan).

Keuntungan Bersekolah ?

Bersekolah itu banyak keuntungannya selain mendapatkan ilmu, juga mendapatkan pengalaman pengalaman yang unik yang tidak pernah ditemui sebelumnya. Dan sekolah mengajarkan perilaku perilaku yang baik dan sopan kepada muridnya.

(Melvina NS XU3)

Dua Minggu Menjelang UN

Antara hidup dan mati para siswa

Cibinong,Pesat News(30/03) Tanggal 16 April adalah tanggal dimana diadakannya ujian bagi siswa/siswi kelas 3 SMA atau biasa disebut kelas 12. Ujian kelulusan yang akan dijumpai oleh para siswa/siswi itu sangat menegangkan bagi mereka. Karena ujian itu tidak menjamin yang pintar akan lulus dan yang bodoh tidak akan lulus.

“ Banyak-banyak belajar tentang pelajaran UN untuk kakak-kakak yang ingin menghadapi UN”,ujar salah seorang siswi SMA Plus PGRI Cibinong. Memang sangat menegangkan sekali menghadapi UN, antara takut dengan pengawas dan takut tidak lulusnya. Apa lagi jika tidak ada ujian susulan siswa/siswi harus menggulang satu tahun lagi.

“Harus banyak latihan-latihan soal ujian nasional agar terbiasa dalam menghadapi ujian nasional nanti”, ucap siswi kelas x. Jika tidak lulus maka siswa SMA tidak akan bisa melanjutkan sekolahnya kejenjang yang lebih tinggi yaitu kuliah bahkan ada juga yang kerja.

Persiapan yang matang juga sangat dibutuhkan terutama kesehatan. Menjelang ujian seperti ini siswa/siswi harus menjaga kesehatan lahir dan batin.


Rizky Dwi Oktaviani Xu5

Pendidikan Indonesia yang Kurang Terjamin

artikel

Penyebabnya

Di Indonesia masih banyak anak-anak yg belum mengenyam pendidikan, hal ini disebabkan karena banyak hal, misalnya jumlah sekolahan yang tidak mencukupi, biaya yang mahal, masih banyak masyarakat yang miskin sehingga tidak dapat membiayai anak-anak mereka.karena keterbelakangan keluarga mereka anak-anak yang seharusnya sekolah malah bekerja untuk membantu orang tua mereka, terkadang ada juga yang membantu orang tuanya dengan mengemis, mengamen, berjualan makanan atau pun pekerjaan-pekerjaan yang seharusnya tidak mereka kerjakan.

Pendidikan di Indonesia

Pendidikan di Indonesia menurut saya belum terlalu bagus, karena masih banyak sekolahan-sekolahan yang fasilitasnya bagus, tempatnya bagus, tetapi pelayanan guru-guru terhadap murid-muridnya kurang bagus, misalnya seperti guru yang malas mengajar pada saat jam pelajarannya ia malah melakukan hal yg harusnya ia tidak kerjakan, ia malah malah bermalas-malasan, keadaan ini sering terjadi di sekolahan-sekolahan negri. Jarang terjadi di sekolahan swasta, karena selain biaya disekolah yang mahal, guru-guru swasta juga diawasi oleh pengawas sekolahan.

Dana BOS

Dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) adalah dana yang dikeluarkan pemerintah untuk sekolahan sekolahan negeri. Dana ini dipergunakan untuk membebaskan siswa dari biaya pembelian buku dan dana SPP. Tetapi buku-buku yang diberikan tidaklah lengkap, hanya beberapa buku saja, sisanya sekolah menyediakan dan murid-murid membelinya tanpa menggunakan dana BOS. Berarti cara ini belum efektif untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia.

Solusi dari pendidikan yang kurang terjamin

Ada beberapa solusi yang bisa dijalankan, misalnya pemerintah membuat sekolah yang bebas biaya apapun khusus untuk anak-anak yang tidak mampu, jadi semua alat-alat perlengkapan sekolah dan buku-buku disediakan dari sekolah tanpa pungutan biaya apapun.

Cara ini pernah dilakukan oleh seorang pemuda yang rela mengajarkan ilmu-ilmu yang pernah ia pelajari ke anak-anak yang kurang mampu tersebut tanpa pungutan biaya apapun.sungguh mulianya pekerjaan pemuda tersebut. Seharusnya kita juga harus menjadi seperti pemuda tersebut.

(Cita Noviyana XU2)

Sabtu, 26 November 2011

SEKOLAH MURAH = BERKUALITAS ?

Pendidikan, pendidikan merupakan hal yang sangat diburuhkan bagi semua orang di dunia untuk menentukan masa depannya. Pendidikan pun bervariasi, ada yang formal dan ada juga yang informal. Memang ilmu sangat mahal, karena ilmu salah satu menentukan di kehidupan seseorang, sukses tidaknya seseorang sangat ditentukan dengan ilmu yang dimiliki.

Pendidikan mahal, setiap orang tua pasti berfikiran pendidikan atau sekolah itu mahal. Di Indonesa terdapat 2 type sekolah, yang pertama adalah sekolah negeri dan yang kedua adalah sekolah swata. Sekolah negeri merupakan sekolah yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan sekolah ini juga berada dibawah kepemimpinan pemerintah atau Negara yang membuat sekolah ini identik dengan sekolah berkualitas, sedangkan sekolah swasta merupakan sekolah yang didirikan dan didanai oleh pribadi saja yang dianggap sekolah swasta ini adalah sekolah yang kurang berkualitas.

Bebagai macam komentar berdatangan untuk menanggapi hal seperti ini, contohnya dari bapak Sofyan (32) seorang guru agama islam di SMA Plus PGRI CIBINONG, beliau memberi pendapat bahwa “sekolah yang bekualitas adalah sekolah yang manajemennya bagus agar nantinya menghasilkan siswa siswi yang bekualitas, karena kalau manajemen di sekolah tersebut kurang baik maka otomatis siswa siswi di sekolah tersebut kurang baik dan sebaliknya kalau manajemen di sekolah tersebut baik maka otomatis siswa siswi di sekolah tersebut akan baik juga nantinya tergantuntung siswa siswinya” ujar beliau. “memang sekolah berkualitas sangat identik dengan mahal tetapi ada sekolah murah yang berkualitas walaupun masih sangat minim” ujarnya lagi.

Komentar selanjutnya berasal dari ibu Suciyati seorang penjual makanan dan minuman di sekolah SMA Plus PGRI CIBINONG, baliau memberi pendapat bahwa “sekolah yang berkualitas tigak hanya sekolah negeri, tetapi sekolah swasta pun ada yang bekualitas sedangkan criteria sekolah berkualitas adalah sekolah yang memiliki gaya belajar yang disiplin, pengalaman dan kualitas guru yang baik, fasilitas yang memadai” ujarnya.

Jadi, sekolah berkualitas tidak harus mahal asalkan masuk criteria dari sekolah-sekolah yang dianggap berkualitas. Tidak hanya sekolah negeri yang selama ini sangat diidentikkan dengan sebutan sekolah berkualitas, tetapi sekolah swasta pun tidak kalah bersaing untuk menjadi sekolah yang berkualitas tentunya haris sesuai dengan kriteria-kriteria sekolah berkualitas.(RM)

Foto0463.jpg Foto0462.jpg

(Ibu Suciyanti & Rinaldy) (Bapak Sofyan & Rinaldy )

RINALDY MEINAKI

XI IPA 1

ADA GAK PENDIDIKAN MURAH, TAPI BERKUALITAS ?

Pendidikan mahal, kata itu sering terucap dimulut orang tua murid yang kebanyakan menyekolahkan anak disekolah swasta, tapi apa semua pendidikan yang berkualitas mahal, apa gak ada pendidikan berkualitas tapi murah?

Berbagai macam komentar datang menyangkut “adakah pendidikan murah yang berkualitas” contohnya dari Bu Agustina (23) seorang guru BK di SMA Plus PGRI CIBINONG, beliau bilang “tidak semua sekolah mahal itu berkualitas, ada juga yang mahal tapi tidak berkualitas, dari segi ekstrakulikuler dan fasilitasnya, karena mahalnya sekolah itu dikarenakan factor tempat yang strategis, seperti dipusat-pusat kota besar, yang belum tentu sekolah, pendidikan, dan murid-muridnya berkualitas” ujar bu Agustina. “pendidikan murah berkualitas itu ada, contohnya sekolah-sekolah negeri yang bener-bener diperhatikan sama pemerintah, dari segi biaya sama falitasnya, jadi buat SPP tu ga dibebani kemurid, jadi yang bener-bener murid ga ngeluarin biaya sekolah” ujar bu Agustina lagi.

Sebenarnya memang ada sekolah murah tapi berkualitas, namun jumlahnya masih sangat minim, dikarenakan banyak sekolah-sekolah negeri yang kurang diperhatikan oleh pemerintah, akhirnya murid-murid yang bersekolah disekolah negeri, hanya mendapat murah saja, tidak mendapatkan kualitas dari pendidikan itu, dan munculah sekolah negeri yang para muridnya berlaku kriminal dan contoh kecilnya berupa tawuran, “sekolah murah berkualitas itu memang ada, cuma jumlahnya kurang, karena pemerintah kurang memperhatikan, cuma beberapa sekolah yang bener-bener diperhatiin sama pemerintah” ujar bu Agustina lagi. Bersuyukurlah pendidikan jaman sekarang sudah sangat maju, karena mengikuti perkembangan jaman, seperti hal yang dikatakan bu Agustina “pendidikan jaman sekarang sudah bagus yaa, sudah mengikuti perkembangan jaman, sekolah kalo ga ngikutin perkembangan jaman maka sekolah itu akan tertinggal” ujar beliau, dan banyak harapan kedepan terucap dari berbagai kalangan, “harapan ibu kedepan, agar semua sekolah-sekolah negeri diperhatikan pemerintah agar bener-bener ada sekolah yang murah tapi berkualitas” ujar guru BK SMA Plus PGRI CIBINONG.

Tidak hanya bu Agustina yang berkomentar tentang ada atau tidak pendidikan murah tapi berkualitas, ibu Nur (32) orang tua murid yang bersekolah disalah satu sekolah swasta di cibinong, “yaa mahal soalnya kan sekolahnya swasta, jadi dikit-dikit bayar, jadi nambah baoaya terus” ujar ibu 32 tahun tersebut, “menurut ibu pendidikan buat anak ibu belum cukup, soalnya terlalu banyak kegiatan, jadi buat belajarnya kurang” ujar ibu Nur, untuk mendapatkan pendidikan tidak sepenuhnya harus disekolah masih ada alternative untu mendapatkan pendidikan yang murah tapi berkualitas “pendidikan murah berkualias, ada, contohnya dirumah sama agama misalnya belajar sama orang tua terus ngaji, itu kan murah tapi berkualitas, biar ga pake fasilitas” ujar ibu Nur lagi, dan harapan terus bermunculan begitu juga dari ibu Nur, “harapannya yaa, sekolah yang terjangkau, jangan terlalu banyak memungut biaya, walau swasta, kalo duit melulu yaa tekor” ujar ibu dua anak.

Sebenarnya pendidikan murah itu ada, walau tidak banyak jumlahnya, namun menempuh pendidikan tidak hanya lewat jalur sekolah, dan agar pemerintah memperhatikan sekolah-sekolah negeri agar sekolah murah dan berkualitas mudah didapatkan, sehingga murid bisa benar-benar menjadi murid yang berkualitas. (BIP)

foto0045_001.jpg Foto0461.jpg

( Bayu & Ibu Nur) ( Bayu & Bu Agustina )

BAYU INDRA PERMANA

XI IPA 2