INDOSIAR

Kunjungan media massa elektronik dengan mengunjungi gedung indosiar dan mengunjungi beberapa acara seperti Histeria, Kiss, Kultum, Buaya Show dan liga Serie A juga diajarkan menjadi seorang Jurnalist yang handal

METRO TV

kunjungan media ke gedung METRO TV dan diajarkan menjadi JURNALIST yang profesional

BERFOTO DENGAN UYA KUYA

Disaat sedang berkunjung ke acara Buaya Show kita sempatkan untuk berfoto dengan artis ternama yaitu UYA KUYA

OLEH OLEH

Penyerahan hadiah oleh pihak INDOSIAR kepada ka Dian, selaku pembina PESAT JURNALISTIK

ACARA PEMBUKAAN

Saat menunggu dari pihak INDOSIAR kita sempatkan untuk berfoto dan makan makan

BERTEMU ARTIS

Siapa sangka di sela sela kesibukan di gedung indosiar kita bertemu dengan artis The Changcuters

Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Januari 2012

borosnya DPR

Borosnya DPR ( Dewan` Perwakilan Rakyat ) !

Sekarang ini banyak sekali pembahasan tentang pemborosan yang dilakukn oleh dewan perwakilan rakyat, yang sangat merugikan keuangan Negara dan meresahkan rakyat Indonesia. Mereka mengaku sebagai wakil rakyat tetapi mereka sendiri memakan uang rakyat , apakah seperti itu dapat dikatakan sebgai wakil rakyat ?

Mereka tidak mengingat janji-janji mereka kepada rakyat sebelum menjadi dewan perwakilan rakyat, mereka hanya memberi janji tapi bukan bukti , setelah mereka sukses di dunia politik mereka melupakan rakyat-rakyat yang telah membantu menuju keseksesan mereka , dimana hati nurani mereka ?

DPR melakukan pemborosan yang sangat merugikan uang Negara seperti merenovasi toilet yang kerusakannya sangat minim hingga 2 milyar, membeli bangku seharga puluhan milyar . Menurut siswa kelas XI SMA PLUS PGRI Cibinong Rijki, berharap DPR bisa lebih menghendel uang negara hanya untuk keperluan yang benar-benar pentig. “toilet harusnya yang biasa-biasa saja tidak harus bermegah-megah,”pungkasnya.

Rakyat masih sangat membutuhkan uluran dana Negara untuk memperbaiki infrastruktur. Uang yang mereka keluarkan hanya untuk keperluan pribadi saja, sedangkan rakyat Indonesia masih sangat sengsara . DPR hanya manis di depannya saja karena tidak bisa mensejahterakan rakyat yang mereka wakili . (AN)

(Amalia & Rijki)

Amalia Nurhayati

XI IPS 4

Sabtu, 13 Agustus 2011

Nonton Kedatangan Nazaruddin, Wartawan Dikutip Rp20.000

JAKARTA - Pihak Bandara Angkasa Pura II mengutip biaya Rp20 ribu untuk satu orang wartawan yang akan meliput kedatangan Nazaruddin.

Nazaruddin yang dikabarkan akan datang melalui pintu cargo bea cukai Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (13/8/2011), dijadikan momen salah satu petugas operasi (O.I.C) kepada wartawan.

Meski belum diketahui dimana Nazaruddin akan mendarat, petugas operasi yang bernama Dausi, menjamin bahwa Nazaruddin akan keluar melalui pintu cargo bea cukai Halim Perdana Kusuma. "Tunggu saja di pintu kedatangan cargo," katanya.

Ruang 245 yang berada di lantai dua gedung utama bandara Halim Perdana Kusuma, diserbu puluhan wartawan dari berbagai media untuk mendapatkan kartu pas. Mereka tak mau kecolongan terkait kepulangan Muhammad Nazaruddin dari Kolombia.

Sehingga saat puluhan pewarta berita ingin ikut masuk ke dalam, petugas penjaga keamanan pintu gerbang melarang. "Yang boleh masuk harus ada kartu pass atau seizin Danlanud. Kalau tidak ada izin tidak diperbolehkan masuk," ujar petugas berseragam biru tersebut.

Tepat pukul 06.05 WIB, sejumlah mobil kepolisian dan mobil berpelat militer keluar dari Bandara Halim Perdanakusuma. Iring-iringan tersebut terdiri atas mobil minivan KIA Travello berwarna perak dengan jeruji besi di dalamnya, mobil Toyota Kijang Innova berwarna hitam, dan mobil Toyota Fortuner.

Kemudian, di belakang iring-iringan tersebut mengikuti juga dua mobil patroli polisi, dan dua mobil Toyota Fortuner berwarna hitam berpelat Polri.

Kelompok 3
-Bayu Indra
-Popika M
-Rinaldy M
-Nico Demus
-Dwi Putri
-Umi Lestari
-Rio P

POLITIK INDONESIA

POLITIK INDONESIA`

Kasus nazarudin kian mencuat ke permukaan akibat celotehan yang membeberkan sejumlah masalah yang melanda di partai demokrat. Pimpinan partai demokrat yaitu Presiden Indonesia merasa kecewa atas tindakan bendahara partainya tersebut.

Ia kabur kesejumlah Negara karena takut akan masalah yang dihadapinya. Nazarrudin kabur keluar negeri karena kasus wisma atlet. Dia sempat kabur ke sejumlah Negara seperti singapura Malaysia dan Australia.

Para instansi pemerintahan mengharapkan nazarrudin pulang ke tanah air untuk menyelesaikan masalahnya. Tetapi nazar tidak pulang Ketanah air melainkan ia membeberkan sejumlah masalah. Tetapi berkat rahasia yang belum tentu jelas kebenarannya yang telah dibeberkan melalui media masa tersebut oleh nazarrudin. Membuat semua rahasia di negeri ini menjadi masalah yang paling besar kedatangannya. Dari sejumlah pimpinan negeri ini, baru kali ini terdapat masalah yang kain banyak melibatkan organisasi atau kepengurusan di Indonesia.

Banyak kabar yang belum tentu jelas kebenarannya mengatakan bahwa Indonesia sudah tidak memiliki kepemimpinan yang jujur. Karena banyak kebohongan di instansi pemerintahan di dalam negeri ini. malah banyak kabar yang menyatakan Indonesia akan tidak ada kepemimpinan dalam beberapa dekade ini.

Semua rakyat mengharapkan semoga masalah ini dapat di atasi oleh pemerintah sendiri. Dan masalah di negeri ini bisa di atasi dengan tanggap dan cepat. Dan kita rakyat Indonesia mengharapkan pemimpin yang jujur dan adil dalam mengatasi masalah di negeri ini, supaya tercipta Negara yang maju dan tidak terkenal akan masalah yang selalu datang. Dan semoga nazar bisa ditangkap dengan segera. Supaya permasalahan yang ditimbulkan olehnya bisa cepat selesai. Dan masalah masalah yang menjadi momok Negara ini bisa terselesaikan.

Kelompok 3: -Bayu Indra P (XI IPA2) - Umi Lestari (XI IPS1)

-Nicodemus R.A (XI IPA1) -Dwi Putri (XI IPS3)

-Popika Marfiani (XI IPA3)

-Rinaldy Meinaki (XI IPA1)

Kamis, 11 Agustus 2011

Tidak Selamanya Politik Hanya Untuk Kalangan Dewasa

Remaja berpolitik? Kenapa engga?. Kegiatan berpolitik itu bukan buat pemerintahan ajah lho!. kalian sadar nggak sih?! selama ini kita itu secara engga langsung berpolitik juga. Pemilihan ketua Osis, pengurus kelas, sampai memberikan aspirasi.

Di sekolah, di rumah dan dimana saja tanpa sadar terkadang berpolitik sering kita lakukan. Apa sih yang ada dipikiran kita kalau mendengar kata politik? Partai, pemerintahan, korupsi, pasti itu deh yang paling umum terlintas dipikiran kita. Iya enggak?

Secara garis besar politik itu proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat. Lalu, arti politik bagi sebagian besar kaum remaja apa ya? Pada masa remaja sekarang, sering sekali para remaja mengikuti kegiatan-kegiatan berbasis politik dalam ruang lingkup yang sederhana. Jadi, politik di mata remaja menuju kearah yang lebih spesifik, seperti memberikan aspirasi, rapat-rapat besar, dan hal-hal politik yang lainnya.

Bila dikaji lebih dalam, remaja bisa memberi keuntungan pada parta politik bila pendidikan politik pada mereka diberikan secara intensif. Ada juga peran partai politik yang memanfaatkan remaja-remaja terpelajar dalam kampanye partai. Biasanya, para remaja akan memiliki kesadaran politik yang tinggi dan juga semakin kritis pada proses politik yang sedang terjadi.

Tetapi, ada juga politik yang bisa menjerumuskan para remaja. Sewaktu PKI (Partai Komunis Indonesia) Berjaya di Republik Indonesia, banyak para remaja yang masuk kedalam partai tersebut. Mereka para remaja yang begitu saja tertarik dengan propaganda-propaganda PKI sering sekali melakukan pemberontakan-pemberontakan yang mengakibatkan kesalahan dalam arti ideology Republik Indonesia. Mereka dicuci otak oleh orang-orang tertentu yang memiliki wawasan politik lebih luas berhasil menipu daya para remaja waktu itu. Sedangkan, pola pikir para remaja pada saat itu sulit untuk berwawasan dunia, hingga dengan mudahnya di cuci otak.

Pengetahuan politik para remaja yang sulit mendunia pada masa lalu seharusnya bias dijadikan pembelajaran bagi remaja di era modern ini. Ditengah-tengah kekacauan politik Indonesia, remaja Indonesia setidaknya memiliki andil sebagai penengah. Pola pikir para remaja yang berwawasan dapat membantu sedikitnya permasalahan politik yang beredar di Indonesia. Jika hal itu sudah dimiliki oleh remaja Indonesia, bukan hanya masalah politik dalam negeri, bias saja para remaja memikirkan bagaimana cara menyelesaikan perpolitikan Internasional yang selalu bercampur-campur oleh Negara lain.

Sayangnya, para remaja sekarang sulit peduli dengan dunia politik, hanya sebagian kecil saja. Seharusnya para remaja sekarang harus sudah bisa mengambil peran dalam dunia politik (misal: bukan hanya PEMILU), tetapi juga harus bisa berfikir secara global dan bijak dalam hal politik. Indonesia butuh sekali para pengurus politik untuk generasi-generasi sekarang, tetapi sayangnya para remaja hanyalah memikirkan masalah pribadi masing-masing. Kurangnya pendidikan politik menjadi salah satu penyebab masih sedikitnya remaja yang berpolitik. Seharusnya juga dalam dunia pendidikan, juga mempraktikan sistematis politik yang sesungguhnya, sehingga mereka para remaja bisa langsung merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang politikus.


Nama Kelompok 4 :

1. Rony Anugrah

2. Fitri Andani

3. Alif Nugraha

4. Mutiara Suryadini

5. Muhammad Rizky

6. Hobir Nur Ikhsan

7. A. Zahra

8. Dwi Happy